Tembak bung Karno: rugi 30 sen
Pernyataan yang menyepelekan keberadaan Sukarno! ??rang Belanda itu perhitungan sekali. Satu peluru harganya 35 sen. Sedangkan harga Sukarno tidak lebih dari 5 sen. Jadi rugi 30 sen. Kerugian yang tidak bisa dipertanggungjawabkan?? Begitulah gaya Westerling, Komandan Pasukan Baret Hijau Belanda, mencibir Sukarno ketika ditanya mengapa ia tidak menembak Sukarno pada waktu kudeta dulu. Ia secara terang-terangan menilai bahwa pelurunya lebih mahal daripada nyawa Sukarno. Kekejaman dan kebengisan Westerling dalam melakukan pemberontakan di Indonesia sudah menorehkan trauma, baik itu dari para korban maupun mantan anak buahnya sendiri.rnrnSelain kisah di atas, kisah-kisah lain sarat fakta historis seputar Sukarno yang belum terekspos luas dapat Anda temukan dalam buku ini. Mulai dari awal kisah cinta Bung Karno menikahi wanita di bawah umur, atau kisah mengenai Bung Karno yang tidak menyukai The Beatles, bukan hanya musiknya saja, dalam salah satu pidato resminya Sukarno terang-terangan melarang gaya nyentrik rambut gondrong The Beatles dan celana ketatnya. HIngga cerita dibalik pidato Sukarno yang menghipnotis. Semua lika-liku Sukarno pada masa perjuangan, kejayaan, hingga terbenamnya Putra Sang Fajar ini memiliki banyak sisi kehidupan yang layak diungkap sebagai peng-kaya dan pembakar semangat generasi penerus bangsa.rnrnGaya penulisan yang ringan, dan mudah dicerna, dan jauh dari kesan berat" menjadi kekuatan buku ini. Di sini kita bisa terhanyut
No copy data
No other version available