EBOOKS
Daun yang jatuh tak pernah membenci angin
Tania yang memiliki satu orang adik bernama Dede dan memiliki seorang ibu. Ayahnya sudah meninggal ketika ia masih berumur 8 tahun karena penyakit TBC. Sejak ayahnya meninggal hidup keluarga Tania kacau balau hingga akhirnya Tania terpaksa berhenti sekolah dan terusir dari kontrakan karena sudah tiga bulan menunggak.
Tania dan Dede terpaksa bekerja, mencari uang dengan mengamen dari bus yang satu ke bus yang lain hingga pada suatu ketika kaki Tania tertusuk paku payung didalam bus dan saat itulah Tania bertemu dengan Danar yang dianggap sebagai malaikat keluarga. Tania dan Dede memanggilnya dengan sebutan om Danar. Sejak bertemu om Danar kehidupan keluarga Tania semakin lebih baik, sudah tidak tinggal di rumah kardus lagi, Tania dapat meneruskan sekolah dan menjadi kebanggaan ibu. Tania memiliki catatan pendidikan yang sangat membanggakan, Tania mendapatkan beasiswa sekolah ke Singapura.
No other version available