BOOKS
Gajahmada
Damai yang senantiasa menyelimuti tiba-tiba koyak. Lelap pelukan mimpi tidak mungkin dituntaskan karena gendang perang membangunkan isi kehidupan Majapahit. Pada sebuah fajar yang masih beku, para Rakrian Dharmaputra Winehsuka menebar tembang duka. Ra Kuti menaburkan aroma pembantaian, pemerkosaan dan penjarahan. Kemegahan bumi Wilwatika seketika porak poranda. Akan tetapi, tetes darah, keringat, dan air mata Gajahmada serta pasukan Bhayangkara akhirnya mampu mengembalikan kehormatan Majapahit dan mempersembahkan kejayaan yang bakal terus dikenang oleh sejarah.
No copy data
No other version available